Download aplikasi MOD/HACK terbaru untuk Android gratis

Film Masters of the Universe tengah dibuat dengan “cinta dan kasih sayang”

0

Netflix sudah benar-benar memutuskan buat mendukung Masters of the Universe sepenuhnya, dengan membuat dua seri berbeda berdasarkan He-Man serta satu buat spin-off She-Ra. Dan mereka belum selesai, karena masih ada lagi yang akan datang, termasuk film live-action yang dibuat oleh Aaron dan Adam Nee.

Tetapi membuat film live action dengan Masters of the Universe bukanlah hal yang mudah buat dilakukan, karena judul tersebut bisa jadi yakni kartu yang paling norak (dikatakan dengan penuh kasih sayang buat He-Man dan kenorakan) dari berbagai kartun Sabtu pagi utama dari tahun 80-an. Bagaimana Anda membuat penonton menganggap serius karakter bernama Extendar, Snout Spout, Tung Lashor atau Fisto?

Nah, Aaron dan Adam Nee sudah memutuskan buat mencoba menciptakan kembali keajaiban seri aslinya, daripada membuatnya secara agak ironis. Dalam wawancara dengan Slashfilm, Aaron berkata:

“Dan itulah yang kami coba pertahankan yakni, apa yang tercetus di dalam diri kami, sebagai anak-anak? Jadi, kami memerlukan itu, pada intinya, hubungan manusia yang sungguh mendasar yang kami rasakan tanpa harus berkata, “Yah, kita telah dewasa sekarang. Jadi kita tidak dapat benar-benar memiliki karakter bernama Ram-Man, kita tidak dapat benar-benar memiliki Fisto.” Sebaliknya kami berpikir, “Tidak, kita akan memiliki itu.” Bagaimana kita dapat mengelola semua jenis hanya keliaran dan kegilaan, tetapi melakukannya dengan cinta dan kasih sayang?

Ini yakni seri yang liar dan gila, dan kami hendak membuatnya tetap liar dan gila. Yah, kita hanya memiliki karakter yang nyentrik, tetapi yang juga hendak kami pertahankan yakni perasan menikmati mainan dan kartun itu sebagai anak-anak. Masa kita anak-anak, kita menganggapnya serius dan kami mencoba memanfaatkannya, apa perasaan yang kami rasakan masa itu? Kekuatan yang membangkitkan perasaan kami, dan keajaiban yang mencengangkan dari hal-hal luar biasa yang dapat terjadi, dan dunia luar biasa yang dapat kita temui. Jadi kami memerlukan keliaran itu, tetapi juga rasa hormat dan cinta itu, yang kami lihat via perspektif sisi kanak-kanak kami….”

Kedengarannya telah sesuai harapan, bukan begitu?

Film Masters of the Universe tengah dibuat dengan "cinta dan kasih sayang"

Leave A Reply

Your email address will not be published.